Tips Mendapatkan Perkembangan Bayi Baru Lahir Yang Sehat

Bayi baru lahir memang rentan menghadapi banyak perubahan dalam kehidupannya. Anda sebagai orang tua harus selalu siaga menemani dan mengamati setiap adaptasi yang terjadi pada sang buah hati, sebagaimana yang akan dibahas dalam artikel berikut.

Kesehatan Anak
Masalah terkait kesehatan lain yang sering dialami bayi baru lahir adalah sakit kuning. Tahukah Anda bahwa sekitar 60 persen bayi mengalami sakit kuning beberapa hari atau dalam dua minggu setelah kelahirannya? Hal ini terjadi karena tubuh si kecil belum bisa membuang sendiri bilirubin (limbah tubuh yang dihasilkan saat proses pemecahan sel darah merah) di dalam darahnya. Anda tidak perlu panik bila si kecil mengalami hal yang sama. Jika kuningnya tidak terlalu parah, dokter akan menganjurkan Anda untuk ‘menjemur’ si kecil di pagi hari sebelum pukul 09.00 dan memastikan ia minum banyak ASI agar bilirubin berkurang. Cara ini membantu tubuh si kecil menghancurkan bilirubin agar dapat dikeluarkan melalui air seni-nya dengan lebih cepat. Anda juga harus tetap rutin memandikan bayi dengan sabun cair seperti yang terdapat dalam link https://www.sleekbaby.co.id/products/detail/baby-liquid-soap.

Cara mendapatkan bayi yang sehat
Sesaat setelah bayi lahir, Anda disarankan untuk melakukan inisiasi menyusui dini (IMD). Manfaat IMD banyak, lho. Selain mempermudah proses menyusui, dengan IMD Anda juga dapat membangun kelekatan (bonding) dengan si kecil. Selain itu, IMD membantu membuat rahim berkontraksi, sehingga membantu menghentikan pendarahan Anda dan mendorong pengeluaran kolostrum dan ASI dari payudara Anda.

Salah satu faktor penting dari produksi ASI yang lancar adalah pikiran Anda yang tenang. Lebih dari 80% kegagalan ASI Eksklusif disebabkan oleh faktor psikologis para ibu yang merasa tertekan dan tidak yakin bahwa ASI yang dia berikan tidak mencukupi bagi bayinya. Karena itu, agar produksi ASI Anda lancar, usahakan agar pikiran Anda selalu tenang dan hindari stres atau terlalu lelah, ya. Ringankan pekerjaan rumah tangga dengan mencuci pakaian bayi Anda dengan menggunakan deterjen pakaian bayi.