Kunjungi Tempat Wisata Religi di Surabaya Ini untuk Mendamaikan Hati

Surabaya menawarkan berbagai jenis wisata bagi para wisatawan. Ada wisata sejarah, alam, edukasi, kuliner, bahkan religi. Kota ini memang dikenal memiliki keragaman etnis dan agama. Hal itu tampak dari banyaknya tempat ibadah dan ziarah yang tersebar di seluruh penjuru Surabaya. Meski dijadikan destinasi wisata, kunjungan ke tempat-tempat ini tentu tidak boleh sampai mengganggu ibadah.

Tertarik melakukan wisata religi? Berikut beberapa tempat wisata religi di Surabaya yang dapat Anda sambangi.

  1. Kelenteng Hok An Kiong

Kelenteng Hok An Kiong

Tempat ibadah umat Tri Dharma (Kong Hu Chu, Buddha, Tao) ini terletak di Jalan Cokelat No. 2, Bongkaran, Pabean Cantikan. Dibangun tahun 1830, kelenteng ini merupakan salah satu tempat ibadat tertua di Surabaya. Dulunya, Kelenteng Hok An Kiong digunakan sebagai penampungan awak kapal Tiongkok yang bertandang ke Surabaya untuk berdagang.

Kelenteng dengan gerbang besar berwarna merah ini selalu ramai saat hari besar keagamaan tiba. Berbagai ibadah dan perayaan biasanya diadakan di sini dan menarik perhatian pengunjung berbagai agama.

  1. Kawasan Makam Sunan Ampel

Kawasan Makam Sunan Ampel

Source : ksmtour

Di sinilah, Sunan Ampel, kerabat, dan pengikut setianya dimakamkan. Umat muslim biasanya mengunjungi tempat wisata religi ini untuk berdoa dan berziarah, terutama saat bulan Ramadan. Kawasan makam selalu tampak bersih dan teduh, dengan pepohonan hijau rindang di sekitarnya. Lokasi kawasan ini berada di Jalan Pertukangan I, Semampir, Ampel; tak jauh dari Jembatan Merah.

Selain berziarah ke makam, Anda juga dapat beribadah dan menikmati arsitektur unik Masjid Ampel. Bangunannya bergaya Jawa kuno dengan tiang penyangga kokoh berukiran klasik dari zaman Majapahit dan menara tinggi berarsitektur Arab. Pintu-pintu kuno berukuran besar pun dapat ditemukan di sini.

  1. Masjid Cheng Ho

Masjid Cheng Ho

Source : beritagar

Di Jalan Gading, Genteng, ada sebuah masjid berarsitektur unik. Bangunannya menyerupai kelenteng yang didominasi warna merah, kuning, biru, dan hijau. Arsitektur bangunan memiliki bentuk khas Tiongkok yang menyerupai pagoda. Terdapat relief naga dan patung singa dari lilin yang bertuliskan ‘Allah’. Beberapa bagian dibangun dengan gaya Jawa dan Arab.

Nama masjid ini pun tampak asing di Indonesia. Hal tersebut dikarenakan masjid ini dibangun oleh Laksamana Cheng Ho (Sam Poo Kong). Ia adalah seorang warga Tiongkok yang menyebarkan agama Islam ke wilayah Asia Tenggara.

  1. Gereja Kelahiran Santa Perawan Maria

Gereja Kelahiran Santa Perawan Maria

Source : rooang

Gereja ini kerap disebut Gereja Kepanjen karena lokasinya memang berada di Jalan Kepanjen. Dibangun tahun 1899, arsitektur bangunan peribadatan umat Katolik ini tampak megah menyerupai bangunan kuno Eropa.

Batu bata kecokelatan, pilar-pilar tinggi, rose window (jendela bundar), dan menara kembar setinggi 15 meter membuat bangunan bergaya Neo Gotik ini tampak memikat. Ornamen kaca mozaik warna-warni dalam Gereja Kepanjen pun menambah keindahan tempat ibadah yang masih aktif digunakan ini.

Nah, itu tadi beberapa tempat wisata religi yang bisa masuk daftar kunjungan Anda ke Surabaya. Jika ingin mendapatkan tiket pesawat murah ke kota Surabaya ini, manfaatkan layanan Airy. Pesan tiket pesawat promo dengan pilihan maskapai yang beragam lebih mudah saat ini. Yuk, segera berlibur ke Surabaya!