Gejala, Penyebab, Diagnosis, Pengobatan & Cara Mencegah Alergi Dingin

Alergi dingin adalah satu dari sekian banyak alergi yang sering terjadi pada manusia. Alergi ini berkaitan dengan reaksi kulit saat kondisi dingin. Pada kondisi ini, kulit akan terasa gatal dan bahkan menjadi kemerahan. Namun, tingkat keparahannya bisa berbeda-beda. Bahkan, ada orang yang bisa kehilangan kesadaran atau resiko paling buruk mengalami kematian hanya gara-gara cuaca dingin. Biasanya, alergi dingin ini paling sering menyerang anak usia remaja. Meski bisa hilang sepenuhnya setelah beberapa tahun, namun kita harus tahu tentang gejala, penyebab serta cara mengobatinya.

Gejala-gejala Alergi Dingin

Dalam istilah medis, alergi ini disebut dengan urtikaria dingin. Alergi ini bisa muncul saat kulit terkena suhu dingin, air dingin atau angin yang dingin. Berikut beberapa gejala yang muncul akibat alergi jenis ini:

  1. Tangan serasa bengkak ketika menyentuh benda yang dingin.
  2. Bilur yang gatal muncul ke area kulit yang terkena udara dingin.
  3. Bibir serta tenggorokan rasanya bengkak jika makan atau minim makanan dan minuman dingin.
  4. Kulit menjadi kemerahan.

Penyebab-penyebab Alergi Dingin

Alergi ini bisa dipicu oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah faktor genetika yang mempunyai sel kulit yang sangat sensitif. Selain faktor genetika, ada juga beberapa faktor lain yang bisa membuat resiko alergi ini semakin tinggi. Perlu diketahui, anak remaja sering tiba-tiba mengalami alergi ini dan lama-kelamaan hilang dengan sendirinya. Penyakit dasar tertentu juga bisa meningkatkan resiko alergi kulit, seperti hepatitis atau kanker. Satu lagi, infeksi juga bisa meningkatkan resiko alergi pada suhu dingin. Misalnya adalah infeksi radang paru-paru.

Diagnosis Alergi Dingin

Bagaimana agar kita tahu apakah kita mengalami alergi dingin atau tidak? Di sini, perlu dilakukan diagnosa. Caranya sangat mudah. Letakkan es batu pada kulit kurang lebih 5 menit. Jika es batu dipindah dan muncul benjolan merah, artinya kalian mengalami alergi dingin. Jika benar ini terjadi, maka jangan tunggu lebih lama lagi dan segera periksakan diri ke dokter. Ketika pergi ke dokter, biasanya akan dilakukan tes lagi untuk lebih memastikan kondisimu seperti tes darah atau mungkin tes lainnya.

Perawatan Alergi Dingin

Alergi dingin bisa sembuh lama-kelamaan. Sayangnya, tidak ada obat yang bisa menyembuhkan dengan cepat. Hanya ada beberapa obat yang bisa mengurangi gejalanya. Salah satu yang direkomendasikan oleh dokter adalah antithistamin dengan dosis yang tinggi. Obat lain yang juga mungkin bisa membantu adalah omalizumab, cyproheptadine, dan doxepin. Jika kalian masih asing dengan obat-obatan tersebut, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter sebelum menggunakannya.

Cara Mencegah Alergi Dingin

Ada beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya alergi ini. Cara paling mudah adalah dengan menghindari makan atau minum dingin agar tenggorokan tak membengkak. Selain itu, obat-obat yang dianjurkan dokter juga akan sangat bermanfaat. Kemudian, operasi juga bisa ditempuh untuk pencegahan gejala alergi. Petugas medis atau dokter tentu saja lebih tahu masalah ini.

Jika akan ke suatu lokasi yang dingin, mengkonsumsi antihistamin juga bisa mencegah terjadinya alergi dingin. Namun yang lebih penting, selalu lindungi kulitmu dari suhu yang sangat dingin. nah yang tidak kalah pentingnya adalah pastikan selalu membawa suntikan adrenalin guna mengantisipasi apabila reaksi anafilaksis terjadi sewaktu-waktu. Mudah-mudahan, tips ini bisa bermanfaat dan membuat kulitmu bebas dari alergi terhadap suhu yang dingin. Demikian semoga sedikit ulasan ini dapat membantu anda.