Tentang Pontianak Kota Penuh Kuntilanak, Benarkah?

Kota Pontianak, kota yang terletak di Pulau kalimantan ini memang sedikit banyak telah menyita perhatian para penduduk kota-kota lain di Indonesia, khususnya yang tinggal di Kota Jakarta, Jawa. Misteri Kota Pontianak memang tidak pernah pudar dimakan waktu, teka-teki penamaan Pontianak yang dikatakan berasal dari kata kuntilanak memang telah menjadi perbincangan sendiri bagi masyarakat ibu kota, sehingga Kota Pontianak pun memiliki gambaran yang cukup mengerikan, seperti sebuah temapt penuh pohon di mana hantu Kuntilanak bisa kapan saja mengganggu para penduduk.

Menurut sejarah, Kota Pontianak dahulunya adalah sebuah hutan belantara yang mana berada di samping Sungai Landak, Sungai Kapuas, serta Sungai Kapuas Kecil. Kemudian hutan belantara yang menyeramkan tersebut mulai dibabat oleh sebagian besar orang dan mereka mulai mendirikan area perkampungan di mana mereka tinggal. Dikatakan bahwa selama pembabatan hutan terjadi, warga yang hendak mendirikan perkampungan terus-menerus diganggun atau diusik oleh sosok kuntilanak yang merasa marah. Bahkan dikatakan bahwa ketika malam hari tiba, para warga yang sedang beristirahat sering mendengar suara wanita yang tertawa dan terkadang menampakkan wujud di seberang sungai. Cerita inilah yang berkembang hingga saat ini dan menciptakan image yang seram tentang Pontianak, meskipun kini telah banyak gedung berdiri termasuk di antaranya hotel Pontianak.

Pimpinan rombongan warga yang membabat hutan belantara tersebut mengungkapkan bahwa gangguan kuntilanak telah membuat pekerjaan terhambat dan sebagian warga memutuskan untuk berhenti menebang pohon dan pulang. Kemudian hal yang unik dilakukan, konok pemimpin rombongan menyuruh warga untuk membuat meriam dan menembakkan meriam tersebut ke arah mana asal suara wanita tersebut datang. Meskipun terdengar aneh, dikatakan bahwa siasat ini berhasil dan suara kuntilanak sudah tidak terlalu sering terdengar sehingga hutan tersebut dapat dibuka sepenuhnya untuk mendirikan perkampungan serta hotel Pontianak.

Waktu berlalu kemudian warga berhasil mendirikan sebuah perkampungan yang kemudian tumbuh menjadi kerajaan. Pemimpin kerajaan tersebut kemudian memutuskan untuk menamakan kota tersebut sebagai Kota Pontianak yang diambil dari kata kuntilanak yang sebelumnya menyinggahi perkampungan mereka. Saat ini, Kota Pontianak memang telah tumbuh besar, tidak terlalu menyeramkan seperti dahulu, sudah banyak gedung tinggi, objek wisata, serta hotel Pontianak yang berdiri di mana-mana. Akan tetapi hal tersebut tidak memastikan bahwa keseraman telah pudar, karena dikatakan bahwa kuntilanak hanya berpindah tempat ke ujung-ujung hutan lebat yang masih tersisa lusa di Pulau Kalimantan. Tentu saja hal tersebut tidak berhenti menarik perhatian masyarakat Indonesia hingga saat ini.