Investasi Obligasi

Dari sekian banyak jenis investasi, salah satu investasi yang juga tidak sedikit peminatnya adalah investasi obligasi. Sebelum itu, Anda harus mengetahui terlebih dahulu apa itu surat obligasi. Obligasi merupakan surat penyertaan yang diterbitkan oleh pemerintah atau perusahaan tertentu dan diperjualbelikan kepada masyarakat, di mana masyarakat yang memiliki surat obligasi ini akan mendapatkan kupon bunga yang akan dibayarkan secara berkala setiap bulannya. Obligasi merupakan salah satu jenis investasi yang tergolong berisiko kecil dibandingkan investasi lainnya. Oleh sebab itu, investasi obligasi dapat Anda coba bagi Anda yang masih pemula. Investasi ini cocok untuk Anda yang menginginkan hasil dalam jangka waktu panjang. Sebelum memulai ber-investasi pada obligasi, ada baiknya Anda memperhatikan hal-hal berikut ini.

Amankah Investasi Ini?

Setiap investasi memiliki risiko keuntungan dan kerugian. Begitu pun dengan investasi obligasi. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa investasi jenis ini relatif minim risiko, tapi bukan berarti obligasi tidak memiliki kerugian. Ada kalanya pihak peminjam obligasi tidak memiliki cukup dana untuk membayar bunga per bulannya. Namun, hal ini jarang sekali terjadi apa lagi jika Anda membeli surat obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah. Jadi, minimnya risiko ini bisa Anda jadikan sebagai pertimbangan untuk memulai investasi.

Selain masalah tersebut, ada juga hal lain yang perlu diperhatikan dalam memilih investasi ini, yakni harga obligasi itu sendiri. Harga obligasi dipengaruhi oleh suku bunga di pasaran, yang mana suku bunga di pasaran juga dipengaruhi oleh kondisi ekonomi suatu negara. harga obligasi berbanding terbalik dengan suku bunga. Jika suku bunga sedang naik, maka harga obligasi turun. Sebaiknya, jika suku bunga turun maka ini akan membawa angin segar bagi para pemegang obligasi. Aman atau tidaknya, itu tergantung seberapa jauh Anda bisa memprediksi tingkat kenaikan suku bunga.

Tips Strategi Investasi Obligasi

Siapa yang Menerbitkan Surat Obligasi?

Surat obligasi bisanya diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia namun ada pula perusahaan swasta lainnya yang juga menerbitkannya. Untuk menghindari risiko gagal bayar, sebaiknya Anda memperhatikan kredibilitas perusahaan yang mengutang melalui surat obligasi tersebut. Selain itu, ada pula institusi yang juga menerbitkan obligasi ini misalnya seperti Bank Pembangunan Asia dan Bank Investasi Eropa. Masing-masing pihak penerbit surat obligasi menyediakan nominal yang berbeda untuk setiap unit obligasinya. Pada umumnya, harga obligasi ini mahal jadi tidak semua orang dapat membelinya.

Dengan Memiliki Obligasi, Itu Artinya Anda Akan Mendapatkan Penghasilan Tambahan

Dengan menjual surat obligasi, maka pihak penerbit secara tidak langsung sedang “mengutang” kepada Anda. Sebagai seorang investor, Anda mengeluarkan sejumlah uang untuk membeli surat obligasi ini yang mana uang tersebut akan dipergunakan oleh perusahaan atau pihak penyedia obligasi. Sebagai imbalan jasa tersebut, Anda akan mendapatkan kupon bunga dengan nominal tertentu. Jumlah bunga ini akan dibayarkan oleh pihak peminjam setiap bulan kepada Anda sesuai dengan perjanjian di awal. Dengan kata lain, bunga tetap dari obligasi ini akan menjadi penghasilan tambahan Anda setiap bulannya hingga surat obligasi tersebut habis masa berlakunya. Jadi, investasi obligasi merupakan cara lain untuk mendapatkan penghasilan tambahan tetap dalam jangka waktu tertentu.

Cocok Untuk Anda yang Ingin Berinvestasi Jangka Panjang

Investasi obligasi ini biasanya akan berlangsung selama beberapa tahun, minimal 3 tahun lamanya. Oleh sebab itu, instrumen investasi yang satu ini sangat sesuai untuk Anda yang ingin berinvestasi jangka panjang dengan kemungkinan risiko yang sangat minim. Dengan memiliki surat obligasi, Anda akan mendapatkan bunga hingga masa 3 tahun tersebut. ketika sudah jatuh tempo, maka harga pokok obligasi juga akan kembali Anda dapatkan. Namun meskipun demikian, ada orang yang menjual atau menyudahi investasi obligasi ini sebelum masa berlakunya habis. Padahal jika seperti ini, keuntungan yang didapat juga tidak akan bisa maksimal. Oleh sebab itu, sebelum ber-investasi obligasi sebaiknya Anda memastikan bahwa Anda tidak memerlukan uang tersebut dalam waktu dekat.

  1. Bank DBS juga menjual surat obligasi seharga satu juta rupiah setiap unitnya. Ini baik untuk Anda yang ingin memulai investasi dengan jumlah yang tidak begitu besar. Tak perlu khawatir karena surat ini diterbitkan oleh Pemerintah Indonesia.